terakhir saya membeli buku pada tgl 22 oktober 2013
yang lewat ada tiga buku yang saya beli. dan baru di penghujung bulan
desember 2013 ini saya beli buku lagi, itupun belinya cuma satu...
bila dibanding dengan tahun sebelumnya, tahun 2013 ini, di hitung2
cukup sedikit saya beli buku. tahun depan mudahan bisa lebih
banyak...he..he... (kalu duitnya juga lagi banyak...) kondisi keuangan
yang agak lumayan parah, menjadi slaah satu sebab kecil saya tidak lagi
membeli buku... dahulu, saya membuat
prioritas dalam "mahabisakan duit" wkwkwk.... buku ada di daftar paling
puncak... nukar buku dahulu hanyar nang lain. habis duit nukar buku kada
masalah, mun esok kepala pusing kada baduit untuk keperluan lain, biar
haja... he..he... itu dulu... di tahun 2013, harus dibalik, buku jadi
juru kunci klasemen... (macam sepak bola saja...he...he...) tidak jd
prioritas. memang, duit sama haja, habis tarus... tp kalau untuk beli
buku harus dipikirkan panjang2 wan masak2. jadilah di tahun 2013 tidak
terlalu banyak beli buku...
kesibukan bekerja, terlalu banyak
waktu untuk cari duit, jadi sebab lain seretnya saya beli buku. hampir
sulit membagi waktu antara pekerjaan dan hobi dalam membaca buku.
biasanya saya gunakan waktu terbanyak untuk membaca buku, tp seiring
dengan tuntutan gawean yang makin banyak, waktu membaca semakin sedikit,
meski disela-sela kesibukan slalu saya sempat kan untuk membaca
buku.... karna asli sehari tidak membaca buku rasanya hambar dunia ne...
cah lebay...he....he... ibarat teh kada bagula jar urang tu... kada
manis.... wkwkwk... jadi, buat apa manukar buku mun kada di baca....
mungkin, ini salah satu penyebab paling prinsip saya mengurangi membeli
buku... saya mengurangi durasi membaca buku karna sy malu dengan diri
saya sendiri, umur tambah tua tp urusan mengaji hampir nol persen, lebih
banyak banyak buku, banyak koran, majalah dan nonton tv dari pada
mengaji.... membaca buku bisa berjam-jam tp urusan membaca al qur'an
alias ngaji, lima menit saja malasnya minta ampun... ini yang
perlahan-lahan sy rubah. waktu untuk mengaji harus jadi prioritas dari
pada membaca...
membeli buku lagi--kemarin, tgl 29 des 2013, di
gramedia veteran bjm--saya beli buku berjudul "how to make a good life"
karangannya ustad yusuf mansur. beli buku tersebut, dgn pertimbangan
kebetulan lagi ada duitnya.... (ini yg paling utama..he...he....) kedua,
saya ingin merayakan malam pergantian tahun dengan membaca buku di
rumah sendiri...
selamat menyambut tahun baru 2014....
December 31, 2013
masih bingung... tahun 2013 akn segera habis...
masih bingung... tahun 2013 akn segera habis...
kemarin saya menulis status di fesbuk, seputar pergantian
tahun… tak runut dan tak jelas..he…he… saya kompilasi saja agar bisa di posting
di blog… dan tahukah anda… lama sekali saya tidak posting di blog… dan
harapanya, di ujung bulan desember ini, ujung tahun 2013 ini kedepan di tahun
2014 akan bisa tambah rajin lagi menlis postingan..he..he….
1.
bersiap menyambut
tahun baru 2014 tanpa terompet, tanpa kembang api, tanpa petasan, tanpa lampu
yg gemerlap, tanpa musik... tidak juga menyambut tahun baru di tempat2 wisata,
cukup di rumah saja, spt malam2 biasa...
2.
utk tahun 2014...
sy tdk lg menuliskn harapan2 atau resolusi. brdasar pengalaman kbanyakn harapan
/ resokusi tak trwujud. jd dr pada kbanyakn brharap tp pada ujung tahun "
tatiharap...lbh baik hidup tanpa harapan apapun... mengalir sj spt air...
3.
brganti tahun
sbenarx adh prtambahan umur atau usia. tahun lawas habis, habis jua umur kita
dn tanpa kita sadari, usia jua usia kita. bgitu juga dgn dunia ini, ganti tahun
brarti tambah tua usia dunia... lebh jauh lg ganti tahun akn mendekatkn dunia k
batas akhirx... yaitu kiamat...
4.
hari-hari
terakhir diujung bulan, ujung tahun 2013 gamang itu sprti mendera, apa yang
telah lewat spt waktu yg terbuang sia-sia, apa yang sudah dilakukan, dan apa yg
blum dilakukan tidak brbanding lurus...
5.
di penghujung
bulan d penghujung tahun, slalu sj ada rasa keterkejutan dn penyesalan...
trnyata, begitu cepat waktu brlalu, smtra begitu lambat bahkn tdk sm skl
harapan2 yg dbuat d awal tahun kemarin yg trwujud...baru nyadar ktk injure
time... waktu akan habis...
6.
udah subuh lg.
dqn subuh kali ini spt jd bagian yg mempercepat brakhirx tahun 2013... hanya
trsisa durasi waktu tidak lebh dr 36 jam lg tahun sudah brganti... 2014 coming
soon..
7.
yah... hidup
tanpa harapan mungkn sj akn lbh baik dr pd menggantung bxk harapan tp tak
satupun trcapai. lain kahandak lain yg trjadi. spt tahun2 sebelumx, panjang bnr
daftr harapan, satupun tak brwujud.
8. tahun baru biasanya identik dgn harapan baru, resolusi2 yg
pengen d capai di tahun yg baru. smp dgn mlm ini, pukul 22:43 waktu LA
(lukdalam angkinang) sy blm punya harapan dn resolusi apapun. mungkn d 2014
hidup tanpa harapan
September 13, 2013
resiko sebuah pilihan
sampai
detik ini, berusaha untuk menahan hati, menahan pikiran untuk terus
menerima kenyataan bahwa aku harus tetap bertahan atas pilihan ini,
walau ini mungkin saja suatu kesalahan yang cukup fatal, tidak hanya
konsekuensinya amat berat mau tak mau hari ini kuterima dan jalani...
tapi mungkin selama hidup harus harus di sandang.
tp itulah semua resiko dari sebuah pilihan, salah atau pun benar, baik atau pun buruk, bujur maupun pengkor...he...he... basicly, karena kontroversi hati aku cenderung untuk memilih konspirasi kemakmuran... halah, jadi ketularan si vicky... wkwkwkwk.
sepahit apapun kenyataan, se-kalat apapun sawu mantah, sa masin apapun banyu uyah...he...he... ada satu yang harus kuat jadi keyakinanku : inilah takdir terbaik dari Tuhan untuk hidup kita. Inilah jalan hidup terindah yang diberikan oleh Tuhan. Nikmati dan syukuri dengan sepenuh hati.
ari maram kada balawasan muru, pasti ada haja panasnya... benar apa yang disabdakan oleh Allah SWT dalam kitabnya, sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan... yakin benar akan hal itu. "aku yakin sampai ke sana" jar lagunya presiden sby...he...he... tp mun hujan batarusan di gunung, hadangi ja di banua pasti kana banjirnya.... nah ha, kada nyambung kawanai.
disaat dalam kondisi terpuruk, di saat hidup berada di titik paling terendah, menyerah memang pilihan paling logis, tapi terus bertahan, terus manyusur buncu tapih walau tampak tak berujung. kerja keras ber kali lipat adalah pilihan yang sama sekali tak logis. sangat tak logis. tapi biarpun sangat tak logis. aku tidak hendak jadi sekedar seorang pecundang, yang tak berbuat apa-apa, kalah lalu mati dan di akherat masuk neraka. waduh ngeri betul wkwkwk...
lebih baik di jalan yang mungkin salah tapi tetap fight meski tak logis. kalau pun ujungnya harus menderita sepanjang hayat dan the end nya harus masuk neraka. tp mungkin sejarah hidup akan bisa di banggakan bahwa.... aku lelaki yang berani menanggung resiko dan kuat menerima penderitaan atas kesalahan yang telah diperbuat. hal yang tampak utopis dan ideoligis sekali sebenarnya.
namun, jauh dari hal-hal utopia maupun sebuah ideologi yang tampak basi, sampai dengan detik ini, apa yang tlah terjadi dan mungkn akan terjadi ke depannya dengan segenap segala imbasnya ; kecewa, terluka, mungkin juga senang...pilihan jalan hidup ini harus bahkan wajib disyukuri : bagaimana pun karena keterpurukan inilah hidup ini bisa lebih dekat dgn Allah, bisa beribadah lebih dari sebelumnya... di saat pintu "karier" tamat, ternyata Allah tlah membukakan 99 pintu karier lainnya yang lebih baik... dn yang teramat istimewa adalah bagaimana bisa merakan nikmatnya "cinta" kepada istri dan anak... semuanya indah tak ternilai harganya...
pdbtg, 11/09/2013
tp itulah semua resiko dari sebuah pilihan, salah atau pun benar, baik atau pun buruk, bujur maupun pengkor...he...he... basicly, karena kontroversi hati aku cenderung untuk memilih konspirasi kemakmuran... halah, jadi ketularan si vicky... wkwkwkwk.
sepahit apapun kenyataan, se-kalat apapun sawu mantah, sa masin apapun banyu uyah...he...he... ada satu yang harus kuat jadi keyakinanku : inilah takdir terbaik dari Tuhan untuk hidup kita. Inilah jalan hidup terindah yang diberikan oleh Tuhan. Nikmati dan syukuri dengan sepenuh hati.
ari maram kada balawasan muru, pasti ada haja panasnya... benar apa yang disabdakan oleh Allah SWT dalam kitabnya, sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan... yakin benar akan hal itu. "aku yakin sampai ke sana" jar lagunya presiden sby...he...he... tp mun hujan batarusan di gunung, hadangi ja di banua pasti kana banjirnya.... nah ha, kada nyambung kawanai.
disaat dalam kondisi terpuruk, di saat hidup berada di titik paling terendah, menyerah memang pilihan paling logis, tapi terus bertahan, terus manyusur buncu tapih walau tampak tak berujung. kerja keras ber kali lipat adalah pilihan yang sama sekali tak logis. sangat tak logis. tapi biarpun sangat tak logis. aku tidak hendak jadi sekedar seorang pecundang, yang tak berbuat apa-apa, kalah lalu mati dan di akherat masuk neraka. waduh ngeri betul wkwkwk...
lebih baik di jalan yang mungkin salah tapi tetap fight meski tak logis. kalau pun ujungnya harus menderita sepanjang hayat dan the end nya harus masuk neraka. tp mungkin sejarah hidup akan bisa di banggakan bahwa.... aku lelaki yang berani menanggung resiko dan kuat menerima penderitaan atas kesalahan yang telah diperbuat. hal yang tampak utopis dan ideoligis sekali sebenarnya.
namun, jauh dari hal-hal utopia maupun sebuah ideologi yang tampak basi, sampai dengan detik ini, apa yang tlah terjadi dan mungkn akan terjadi ke depannya dengan segenap segala imbasnya ; kecewa, terluka, mungkin juga senang...pilihan jalan hidup ini harus bahkan wajib disyukuri : bagaimana pun karena keterpurukan inilah hidup ini bisa lebih dekat dgn Allah, bisa beribadah lebih dari sebelumnya... di saat pintu "karier" tamat, ternyata Allah tlah membukakan 99 pintu karier lainnya yang lebih baik... dn yang teramat istimewa adalah bagaimana bisa merakan nikmatnya "cinta" kepada istri dan anak... semuanya indah tak ternilai harganya...
pdbtg, 11/09/2013
August 12, 2013
bulan ramadhan dan idul fitri
Labels:
bulan ramadhan,
idul fitri
1 comments
bulan ramadhan telah berlalu... disaat kegembiraan hati menyambut hari raya idul fitri... ada sedih yang menyeruak, yah... mau tidak mau harus berpisah dengan bulan ramadhan yang bagi saya teramat indah... bulan ramadhan adalah bulan yang membuat saya tersadar akan makna kehidupan... bulan yang mengajarkan saya akan kesederhanaan... kearifan dan kebajikan sebagai manusia yang lemah dan penuh dosa... bulan dimana saya disadarkan akan satu hal : beribadah kepada-Nya adalah laku terpenting dan paling penting dalam hidup ini...
bulan ramadhan yang membawa berkah.... seperti sebuah oase yang menenangkan hati, menyejukkan jiwa... disaat dunia yang riuh ramai tak sekira dengan gelegak hendonisme, konsumerisme dan kapitalisme... bulan ramadhan seperti menyeret saya dalam momentum kelahiran kembali untuk hakikat hidup yang lebih sederhana, bersahaja dan peduli kepada sesama... dan yang paling penting ; peningkatan kualitas dan kuantitas beribadah...
keramaian kembang api di perayaan idul fitri... tidak menghapus kesedihan saya harus berpisah dengan bulan ramadhan... bulan ramadhan teramat spesial dalam hidup saya untuk kali ini... di tengah hingar bingar dentuman orang-orang merayakan lebaran... saya sengaja menarik diri, berdiam dan memutuskan untuk meng-up line-kan diri... off dari facebook, twitter, blog, juga hape... tidak ada status, sms dan "kicauan" apapun yang men-declare kan ucapan selamat maupun kata maaf...
entah kenapa saya menjadi jengah sendiri dengan hipper inflasi atau tsunami ucapan selamat yang berhamburan dimana-mana, spanduk, banner, baliho, iklan di tv, di radio dan dimana saja yang dimuntah kan sebagian dari orang-orang, politisi, artis, birokrat, pengusaha, dsb.... begitu luar biasanya ucapan selamat ramadhan, berpuasa, selamat hari raya, dan selamat segala macamnya... namun, semuanya terasa hampa, terasa hambar... tak ada makna, semuanya seakan kehilangan esensi, hakikat... dan jujur, saya tidak ingin ikutan menambah ucapan selamat tersebut... sekaligus teramat malas untuk meminta maaf...
namun, dari serakan ucapan selamat dan maaf... ada satu spanduk yang dipajang oleh sebuah perusahaan rokok di pagar mesjid yang mampu menyentak alam bawah sadar, menjadikan sebuah inspirasi bagi saya dalam memaknai dan mentadaburri bulan ramadhan juga hari raya idul fitri... kira-kira kalimat berikut yang tertulis di spanduk iklan rokok tersebut : restart, refresh & reborn...
mungkin anda juga pernah membacanya....
bulan ramadhan yang membawa berkah.... seperti sebuah oase yang menenangkan hati, menyejukkan jiwa... disaat dunia yang riuh ramai tak sekira dengan gelegak hendonisme, konsumerisme dan kapitalisme... bulan ramadhan seperti menyeret saya dalam momentum kelahiran kembali untuk hakikat hidup yang lebih sederhana, bersahaja dan peduli kepada sesama... dan yang paling penting ; peningkatan kualitas dan kuantitas beribadah...
keramaian kembang api di perayaan idul fitri... tidak menghapus kesedihan saya harus berpisah dengan bulan ramadhan... bulan ramadhan teramat spesial dalam hidup saya untuk kali ini... di tengah hingar bingar dentuman orang-orang merayakan lebaran... saya sengaja menarik diri, berdiam dan memutuskan untuk meng-up line-kan diri... off dari facebook, twitter, blog, juga hape... tidak ada status, sms dan "kicauan" apapun yang men-declare kan ucapan selamat maupun kata maaf...
entah kenapa saya menjadi jengah sendiri dengan hipper inflasi atau tsunami ucapan selamat yang berhamburan dimana-mana, spanduk, banner, baliho, iklan di tv, di radio dan dimana saja yang dimuntah kan sebagian dari orang-orang, politisi, artis, birokrat, pengusaha, dsb.... begitu luar biasanya ucapan selamat ramadhan, berpuasa, selamat hari raya, dan selamat segala macamnya... namun, semuanya terasa hampa, terasa hambar... tak ada makna, semuanya seakan kehilangan esensi, hakikat... dan jujur, saya tidak ingin ikutan menambah ucapan selamat tersebut... sekaligus teramat malas untuk meminta maaf...
namun, dari serakan ucapan selamat dan maaf... ada satu spanduk yang dipajang oleh sebuah perusahaan rokok di pagar mesjid yang mampu menyentak alam bawah sadar, menjadikan sebuah inspirasi bagi saya dalam memaknai dan mentadaburri bulan ramadhan juga hari raya idul fitri... kira-kira kalimat berikut yang tertulis di spanduk iklan rokok tersebut : restart, refresh & reborn...
mungkin anda juga pernah membacanya....
July 1, 2013
satu juli dan dua buku baru
Labels:
buku
0
comments
kemarin, tgl 30 juni 2013 saya beli buku di gramedia veteran, banjarmasin... dua buah buku... buku yang pertama, berjudul secangkir kopi inspirasi, yang ditulis oleh prabu revolusi...diterbitkan oleh kaifa mizan (2013).... buku kedua, berjudul true spirit harry, mengintip rahasia sukses sang raja media indonesia... ditulis oleh ira puspitaroni... diterbitkan oleh indoliterasi, 2013...
dan pada tanggal 1 juli 2013... dua buku tersebut menjadi "prioritas" pertama untuk dibaca sebelum memulai pekerjaan...
dan pada tanggal 1 juli 2013... dua buku tersebut menjadi "prioritas" pertama untuk dibaca sebelum memulai pekerjaan...
June 26, 2013
dua pilihan
ketika berada di satu titik jenuh... dihadapan hanya ada dua pilihan ; pertama, terus berjuang dan terus bekerja keras agar bisa ke luar dari lobang kebangkrutan. atau pilihan yang kedua, menyerah, kalah hingga terkubur di dalam lobang kebangkrutan.
ingin memilih pilihan yang pertama, jelas bukan perkara yang mudah. sudah berjuang "luar biasa" kerasnya, bekerja dengan sangat maksimal... tp masih sj yang terlihat dihadapan, kebangkrutan ini seperti lorong yang tak berujung, lika likunya sangat melelahkan. seakan tak ada tanda-tanda ujung cerita. sebaliknya memilih pilihan yang kedua, hanya akan menjadikan diri ini sebagai pecundang sejati... selalu kalah....letoy terhadap keadaan.
sampai siang ini... pilihan untuk terus berjuang dan bekerja keras, masih menjadi pilihan. meski dengan asa dan tenaga yang lowbet...
#memotivasidirisendiri
ingin memilih pilihan yang pertama, jelas bukan perkara yang mudah. sudah berjuang "luar biasa" kerasnya, bekerja dengan sangat maksimal... tp masih sj yang terlihat dihadapan, kebangkrutan ini seperti lorong yang tak berujung, lika likunya sangat melelahkan. seakan tak ada tanda-tanda ujung cerita. sebaliknya memilih pilihan yang kedua, hanya akan menjadikan diri ini sebagai pecundang sejati... selalu kalah....letoy terhadap keadaan.
sampai siang ini... pilihan untuk terus berjuang dan bekerja keras, masih menjadi pilihan. meski dengan asa dan tenaga yang lowbet...
#memotivasidirisendiri
Subscribe to:
Posts (Atom)
