March 30, 2011

reading on the week (3) swa magazine

setelah saya membuat postingan tentang majalah tempo yang saya baca pekan ini (21- 27/03/2011) dari tiga buah majalah, yaitu : tempo, swa & mix dari , berikut saya lanjutkan dengan majalah swa. dalam postingan saya ini, saya tidak membuat komentar penilaian dari segi desain, lay out, bahasa atau pun baik buruknya konten majalah. tapi saya hanya ingin menuliskan hal-hal yang menurut saya menarik, inspiratif dan bermanfaat.

kebiasaan saya, baik membaca buku atau pun majalah biasanya saya memulai membacanya dari halaman belakang. majalah swa ini juga saya baca dari halaman belakang terlebih dahulu. namun untuk tulisan dipostingan ini, saya memulainya dari halaman depan.

berikut hal-hal yang menurut saya menarik, inspiratif dan bermanfaat serta saya banyak belajar setelah saya membaca majalah swa no. 06/XXVII/17-30 maret 2011 :

ulasan dari halaman tren bisnis : ada tentang wendy chandra dengan kisah keberhasilannya yang sukses mengembangkan media cetak tentang dunia game, seperti animoster, cinemags dan gamestation. menarik sekali, bagaimana seorang wendy menangkap peluang usaha yang bermula dari hobi menjadi pebisnis sukses.

masih dihalaman tren bisnis, hal lain yang menarik dan inspiratif buat saya adalah tentang kisah sukses kiki gumelar dari garut dengan inovasi chohodot-nya dan reza pahlevi di jakarta, seorang pemilik merek sandal dan sepatu the sandal’s yang kini sudah memiliki 20 gerai.

berpindah ke halaman sajian utama, untuk edisi pekan ini, isi sajian utama majalah swa menurut saya paling menarik, inspiratif dan bermanfaat buat saya. tentang turnaround atau membalik arah dari keadaan kemerosotan, kebangkrutan, stagnan menjadi bangkit, bersinar, dan meraih keuntungan besar. tidak hanya menyajikan contoh studi kasus perusahaan-perusahaan yang sukses melakukan turnaround khususnya yang ada di indonesia, seperti hotel indonesia natour / inna hotel group, pt. shafira larasa persada, kompas.com, garuda indonesia dan dalam tabel ada daftar 20 perusahaan yang sukses membalik arah bisnis. majalah swa juga memaparkan “para komandan bisnis” dibalik proses turnaround tersebut, membedah latar belakang kemorosotan, langkah-langkah turnaround setiap perusahaan dan bagaimana gambaran kondisi terkini perusahaan setelah melakukan turnaround. “para komandan bisnis “ yang ada dibalik kesuksesan turnaround tersebut oleh majalah swa disebut : mr fix it.

dihalaman sajian utama berikutnya, majalah swa menyajikan rangkuman langkah-langkah yang harus dilakukan dalam melakukan turnaround sebuah perusahaan. menurut majalah swa ada tujuh langkah how to turnaround your company, yaitu : pertama, stop the bleeding. kedua, bentuk tim untuk menangani keadaan. ketiga, temukan persoalan yang sesungguhnya dan solusi untuk penyelesaiannya. keempat, membuat rencana-rencana strategis. kelima, eksekusi. keenam, mengontrol seluruh perubahan yang tengah dijalankan. dan yang terakhir, ketujuh, celebrate every quick win.

masih dihalaman sajian utama, setelah memaparkan how to turnaround your company, majalah swa melengkapinya dengan gambaran modal kepemimpinan yang harus dimiliki oleh para komandan bisnis agar menjadi mr fix it yang andal dibalik proses turnaround perusahaan. berikut modal tersebut :
1. memiliki visi misi yang jelas
2. memiliki kemampuan komunikasi yang baik
3. kemampuan negosiasi
4. keberanian dalam mengambil keputusan atau solusi

melengkapi bahasan sajian utama dibagian terakhir majalah swa mengulas contoh perusahaan mancanegara yang sukses melakukan turnaround. disini majalah swa mencontohkan tentang burberry group di inggris, samsung di korea selatan dan siemens ag dari jerman.

berpindah ke halaman berikutnya, setelah halaman sajian utama ada halaman manajemen, dihalaman ini majalah swa memaparkan tentang kisah hutama karya, sebuah bumn yang mencanangkan langkah emas dengan melakukan langkah restrukturisasi untuk menjadi pemain konstruksi terkemuka.

ke halaman berikutnya, ada kolom konsep manajemen, sebuah opini yang menarik dan inspiratif yang di tulis oleh yasmi adriansyah, seorang diplomat dan pemerhati kewirausahaan yang bertugas di jeneva, swiss dengan judul : optimisme indonesia. dalam postingan ini, saya tidak memberikan gambaran isinya, karena saya punya ide untuk membuat postingan tersendiri berdasar isi tulisan tersebut dan digabung dengan sebuah tulisan di halaman pernik, di majalah swa ini juga. jadi lanjut ke halaman berikutnya saja, ada pemasaran, investasi, sosok, entrepreneur, teknologi informasi, pernik dan siapa dia. dari beberapa halaman tersebut, yang menarik dan inspiratif buat saya adalah tentang pelajaran bagaimana mengelembungkan pundi uang dari hengky setiawan di halaman investasi.

menutup postingan ini, saya ingin mengutip kata-kata bijak yang dituliskan oleh h.b. supiyo dihalaman sela, halaman terakhir majalah swa. berikut kata-kata tersebut :

a teacher my teach a little, by what he says. he teaches more by what he does. but, most by what he is!”

to be seventy years young is far more cheerful and hopeful then to be forty years old” (oliver wendell)

“yes, life is beautiful, and the world is wonderful. believe me, the one who smile is always young”

the tragedy of old age is not that one is old, but that one is young” (oscar wilde)

semoga menginspirasi.

0 comments:

Post a Comment

terima kasih sudah berkunjung di blog ini. senang rasanya anda berkenan meninggalkan komentar di blog ini.