November 20, 2011

cerita tentang rendang dan kuliner favorit

ini cerita kemarin siang... (baru malam ini bisa menuliskannya) habis ba’da jum’at... perut terasa keroncongan... pas, di jalan pulang ke rumah, ternyata otak ini menghayal makanan yang enak-enak---ini juga gara-gara membaca majalah mix edisi oktober 2011 yang dalam “cover story-nya” mengangkat tema kuliner sebagai brand nation dan diplomasi kuliner.

dan jadilah kemudian muncul pertanyaan berikut : apa makanan favorit kamu ? karena seperti ditulis oleh majalah mix ; we are what we eat...

saya tidak jadi balik ke rumah. saya putuskan untuk makan di luar rumah dan “berburu” kuliner yang saya inginkan. untuk memudahkan “perburuan” tersebut” saya menyusun daftar makanan favorit dan memilih salah satunya sebagai “santapan” saya siang ini. berikut daftar yang saya buat :

1# nasi padang + lauk rendang
2# soto banjar limau kuwit
3# soto ayam lamongan
3# katupat kandangan
5# nasi kuning iwak haruan
6# gado-gado
7# nasi sop + sate ayam
8# nasi pecel
9# nasi rawon
10# nasi gudeg

mungkin karena perut yang ke buru lapar dan agak emosional juga, saya memilih makan di rumah makan padang, saya pilih makanan sang ini, nasi padang plus lauk rendang--- di majalah mix dituliskan bahwa rendang adalah makanan paling lezat di dunia versi situs stasiun berita cnn. dan memang harus saya akui bahwa rendang is the best... lezat pisan euy kata orang sunda.

menikmati kelezetan rendang, di siang jum’at yang lumayan panas memang memberikan sensansi kenikmatan tersendiri. namun, kenikmatan itu sedikit “ternodai” karena saya dongkol, saya harus bayar tiga kali lebih mahal dibandingkan dengan harga normal di rumah makan padang langganan saya. atau harga itu bisa makan empat kali “nasi kuning iwak haruan” di warung yang lain... ini, salah saya sendiri, kenapa tidak memilih makan di rumah makan padang langganan...

0 comments:

Post a Comment

terima kasih sudah berkunjung di blog ini. senang rasanya anda berkenan meninggalkan komentar di blog ini.