March 6, 2012

catatan dinihari, tentang tumpukan surat kabar

Membaca surat kabar…
(pengen nulis tentang surat kabar yang dibaca hari ini…tapi…..)

Sebelum saya menulis postingan ini, sejenak saya tersentak dan berusaha untuk merenung ulang… melihat tumpukan surat kabar yang kian “menggunung” di dalam kamar. Beberapa gugatan muncul : apa manfaatnya membaca surat kabar setiap hari ? apakah setelah dibaca, lalu ditumpuk dengan begitu saja, membiarkannya semakin menggunung atau sudah saatnya tumpukan surat kabar itu di jual ke tukang loak… atau dibakar saja untuk mempercepat mengurangi populasi surat kabar dalam kamar ? ambil keputusan untuk mulai besok pagi berhenti membeli surat kabar, dengan tidak membeli surat kabar lagi artinya tidak akan ada lagi penambahan populasi surat kabar di dalam kamar…

Semua gugatan itu membuat galau…


Membaca surat kabar tidak hanya membaca berita sebenarnya… ada fotografi di dalam surat kabar, design, iklan, ada pelajaran tentang segala hal yang bisa memperkaya perspektif… Surat kabar yang telah dibaca, lalu ditumpuk menggunung di dalam kamar, itu adalah arsip, file berharga yang kelak bernilai sejarah, ada referensi masa lalu yang suatu saat mungkin akan diperlukan…Membaca surat kabar setiap hari, sudah menjadi rutinitas yang wajib. Seperti seorang perokok, sulit untuk berhenti untuk tidak membaca surat kabar. Berhenti membeli surat kabar adalah opsi yang sulit
Namun, terus membiarkan tumpukan surat kabar kian menggunung juga bukan tindakan yang bijak.

Harus ada perubahan…

1 comments:

  1. +1
    Hadir petang di blog sahabat...happy blogging Sob

    ReplyDelete

terima kasih sudah berkunjung di blog ini. senang rasanya anda berkenan meninggalkan komentar di blog ini.